Tuesday, March 8, 2016

#ERPT01B - Site 3

Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) Di Bidang Manufaktur

Industri ManufakturAdalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan peralatan dan suatu medium proses untuk manginformasikan bahan mentah manjadi barang jadi untuk dijual. Upaya ini melibatkan semua proses antara yang dibutuhkan untuk produksi dan integrasi komponen-komponen suatu produk. Sektor manufaktur sangan erat kaitanya dengan rekayasa atau teknik.

Teknologi dan Mekanisme Kerja dalam Sistem ERP
Teknologi dalam Sistem ERP
Teknologi enterprise resources planning (ERP) dapat mengintegrasikan fungsi marketing, fungsi produksi, fungsi logistik, fungsi finance, fungsi sumber daya, fungsi produksi, dan fungsi lainnya. ERP telah berkembang sebagai alat integrasi, memiliki tujuan untuk mengintegrasikan semua aplikasi perusahaan ke pusat penyimpanan data dengan mudah diakses oleh semua bagian yang membutuhkan. Integrasi data pada teknologi ERP dilakukan dengan single data entry (sebuah departemen fungsi memasukkan data, maka data ini dapat digunakan oleh fungsi-fungsi lainnya pada perusahaan).

ERP merupakan suatu proses perencanaan bisnis terintegrasi beserta eksekusinya guna mencapai fungsi-fungsi dari proses bisnis itu. ERP mengelola operasi dan fungsi-fungsi pendukung dari industri manufaktur dengan harus memperhatikan sumber-sumber daya kritis dari perusahaan. Fungsi-fungsi perusahaan yang harus dilibatkan dalam suatu proses ERP adalah perencanaan bisnis (visi, misi, dan perencanaan strategik), peramalan, proses MRP II (master planning, perencanaan produksi, pembelian, manajemen persediaan, pengendalian aktivitas, dan pengukuran kinerja manufakturing), finansial (payroll, penetapan biaya produksi, hutang, piutang, harta tetap, general ledger), sumber daya manusia, sistem informasi, rekayasa, pabrik dan peralatan, dan lain-lain.

MRP II atau perencanaan sumber daya manufakturing (Manufacturing Resource Planning) merupakan pusat dari ERP. Sebelum memahami tentang proses ERP perlu dijelaskan secara singkat tentang proses MRP II, karena MRP II merupakan bagian kunci dari ERP. Juga penting untuk dipahami bahwa ukuran-ukuran kinerja (performance measures) dari MRP II harus digunakan untuk aktivitas perencanaan bisnis dalam sistem ERP. Proses perencanaan sumber daya manufakturing (MRP II) yang mencakup: perencanaan produksi, perencanaan kapasitas (rough-cut capacity planning), penjadualan produksi induk (MPS), perencanaan kebutuhan material (MRP), pembelian, manajemen persediaan, pengendalian aktivitas produksi. Proses ERP dalam system manufactur ditunjukan oleh gambar berikut :

Gambar Closed-loop Proses ERP

Dari Gambar di atas dapat dijelaskan mekanisme kerja dari sistem ERP sebagai berikut, Perencanaan bisnis merupakan langkah pertama dari ERP dan merupakan landasannya. Perencanaan bisnis dimulai dengan penetapan pernyataan visi dan misi dari perusahaan. Pernyataan visi akan menjadi pedoman bagi stakeholders dalam mengelola perusahaan menuju ke masa depan yang diinginkan. Sedangkan pernyataan misi biasanya mendefinisikan secara garis besar tentang keberadaan dari perusahaan itu. Bentuk pernyataan umum dari suatu misi, misalnya: Misi dari perusahaan ini adalah memberikan produk berkualitas superior kepada pelanggan. Pernyataan misi biasanya berkaitan dengan pilihan produk dan pasar, jarang menyebutkan isuisu keuangan. Setelah formulasi misi maka tujuan strategic ditetapkan untuk perusahaan itu.

#ERPT01B - Site 2

Kupas Tuntas Peranan Software ERP

Semakin maju teknologi, semakin terpacu juga pebisnis untuk mencari cara agar bisnis tetap bertahan dengan segala inovasi yang digelontorkan. Tentunya untuk mencapai inovasi diperlukan juga teknik pengelolaan bisnis terpadu dengan suatu sistem modern, sebut saja ERP. Dalam bahasa Inggris, ERP (Enterprise Resource Planning) berartiPerencanaan Sumber Daya Perusahaan. Sumber Daya yang seperti apa yang direncanakan? Apa kaitannya dengan pengelolaan bisnis? Bagaimana mekanisme kerjanya? Dan bagaimana cara memperoleh sistem itu? Di artikel ini kita akan mengupas tuntas ERP dan tentunya akan menemukan korelasi baik/ buruknya dengan investasi perusahaan Anda.
Lantas bagaimana sebenarnya bagian-bagian modular yang terdapat dalam sistem tersebut? Sebagian besar sistem back office ini dapat dibagi ke dalam 3 modul utama yakni modul akuntansi dan keuangan, modul operasional, dan modul sumber daya manusia. Perinciannya bisa diuraikan sebagai berikut:
  1. Modul Akuntansi dan Keuangan
    Modul ini digunakan untuk semua peristiwa dalam divisi keuangan (financial division) semisal pencatatan akuntansi secara umum, pengelolaan kas dan bank, perencanaan investasi perusahaan, analisis keuangan, dll.
  2. Modul Operasional
    Berdasarkan namanya, modul ini digunakan untuk semua aktivitas operasional perusahaan seperti pembelian, proses produksi, distribusi, pengelolaan persediaan,quality control, pengelolaan utang dan piutang, dll.
  3. Modul Sumber Daya Manusia
    Ia akan memudahkan Human Resource Department dalam mengendalikan SDM perusahaan sebab sistem mengakomodasi pencatatan payroll, pelatihan pengembangan kemampuan, dan sebagainya yang berkaitan dengan manajemen SDM.
Referensi : http://zahiraccounting.com/id/blog/kupas-tuntas-peranan-software-erp/

#ERPT01B - Site 1

Mengenal ERP (Enterprise Resource Planning)


ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan tersebut.

Konsep-konsep utama ERP tersebut digambarkan dalam satu diagram seperti pada gambar berikut :
Fungsi-fungsi perusahaan yang harus dilibatkan dalam suatu proses ERP meliputi perencanaan bisnis (visi, misi, dan perencanaan strategis), peramalan, proses MRP II (master planning, perencanaan produksi, pembelian, manajemen persediaan, pengendalian aktivitas, dan pengukuran kinerja manufakturing), finansial (payroll, penetapan biaya produksi, hutang, piutang, harga tetap, general ledger), sumber daya manusia, sistem informasi, rekayasa pabrik dan peralatan, dan lain-lain (Gasperz, 2004)

Referensi : http://www.catatanfadil.com/2015/03/mengenal-erp-enterprise-resource.html#ixzz42Kl7cmBa 

Monday, March 7, 2016

#ERPT01A Perkenalan Diri dan Penerapan ERP diperusahaan saya bekerja


Dear bloggers.....

Perkenalkan nama saya Ikah Elfayana (4414218086). Saat ini saya sedang melanjutkan perkuliahan dari D3 Teknik Elektro dan sekarang mengambil S1 Teknik Industri di Universitas Pancasila. Hobby saya nonton maraton, dengerin musik, browsing  for a new & unique issue, chit-chat gossip jokes with my gangs aaaaaaaaaaaand stalking toooo :D
Saya menyukai film dan kartun komedi, terutama Adult genius comedy seperti The simpsons, Bob's burger, Family Guy. Walaupun terkesan bodoh dan nyentrik namun saya selalu tertarik dengan ceritanya yang mengambarkan kehidupan sehari-hari,keluarga  dan seringkali memberikan sindiran terhadap tren isu sosial dengan metafora dan simbol lucu serta cerdas. Saya tipikal yang kurang menyukai artikel or something  word things you should and shouldn't to do before xxx,  My type is Hey common! just do what are you going to do!


Oiaaaaa......... berkaitan dengan tugas mata kuliah ERP (Enterprise Resouces Planning ), tentunya blog saya akan banyak membahas mengenai sistem perangkat lunak berintegrasi tersebut. Kebetulan sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan manufaktur, yaitu PT.Yanmar Diesel Indonesia yang memproduksi mesin diesel dan menjual beberapa produk di bidang Pertanian (Traktor, pemotong padi, alat panen padi, dll), bidang Konstruksi (Genset) dan bidang Industrial (Mesin Diesel Industrial). Saat ini tempat saya bekerja sudah menggunakan beberapa jenis software ERP. Hampir di setiap departemen menggunakannya, mulai dari Departemen Marketing, Logistik, Accounting, Manufaktur menggunakan software G-Pack. Setiap Departemen tersebut saling berkaitan sehingga membutuhkan sistem informasi yang terintegrasi. Untuk Departement Customer Support & Spare Part menggunakan software RPMS. Saya masih kurang memahami definisi dan fungsi detail software-software tersebut. Semoga setelah belajar ERP ini saya akan memahami masing-masing terapannya. Demikian sedikit perkenalan awal saya.

Salam kenal

Terima kasih.